Posts

Dromologi Status WhatsApp

Image
Masyarakat 4.0 memang selalu berjabat erat dengan internet. Tak bisa dipungkiri, dalam masyarakat ini informasi tentang berkehidupan sehari-hari menjadi suatu kebutuhan pokok. Saat ini informasi dapat berupa beragam bentuk, salah satunya adalah media sosial. Informasi yang dimaksudkan disini seperti halnya berbentuk tulisan ataupun audiovisual yang diunggah oleh seseorang dalam akun media sosialnya. Indonesia, yang merupakan salah satu negara berkembang yang sangat dominan dalam menggunakan koneksi internet. Dikutip dari We Are Social pada Januari 2019, lebih dari setengah masyarakat Indonesia menggunakan media sosial yaitu mencapai 150 juta pengguna dan semua aktif di media sosial. Jika berbicara rata-rata penggunaan koneksi internetmencapai 8 jam 36 menit perhari dari perangkat apapun, dan untuk sosial media sendiri mencapai 3 jam 26 menit. Dari angka pengguna sosial media tersebut tentunya memberikan suatu perubahan bentuk dalam hal penyebaran informasi-informas...

Sexbot dan Masa Depan Perempuan Jepang dalam Bingkai Society 5.0

Image
Publik dunia baru-baru ini seakan terhipnotis dengan negara Jepang, dengan menginisiasikan konsep masyarakat barunya, Society 5.0. Mendahului negara-negara lain diseluruh penjuru dunia yang masih berkutat menyelesaikan proyek masyarakat 4.0, Jepang menjadi negara yang seakan memiliki masyarakat yang ideal. Fenomena tersebut disusul dengan perkembangan robot yang kontroversial, robot seks, yang semakin meningkat penggunanya dalam masyarakat Jepang. Hal tersebut menimbulkan suatu pertanyaan tentang keberlangsungan hidup perempuan Jepang yang terisolasi robot seks ditengah-tengah Society 5.0 yang merupakan konsep masyarakat barunya. Dinamika perubahan masyarakat seolah tak ada hentinya. Manusia, sebagai makhluk sosial memang selalu berupaya untuk menciptakan suatu pembaharuan dalam pola berkehidupannya sebagai bagian dari masyarakat. Salah satu hal yang selalu mengalami pembaharuan dan melekat pada setiap masyarakat dewasa ini adalah teknologi. Dengan berbagai inovasi pemikiran baru...

Bertaruh dengan "harapan"

Image
Hujan hari ini tak kunjung mereda, angin masih berhembus kencang menerpa pepohonan yang berdiri, air mulai menggenang disetiap sudut jalanan. Namun aku tahu hujan tak setiap detik akan turun, angin tak selalu kencang, dan genangan tak akan bisa lama bertahan. Terlintas ingatanku pada masa itu, saat aku menjadi seorang pejalan kopi, kerjaanku tak jauh dari warung ke warung kopi mencari sesuatu yang bagiku dapat berarti. Tiap hari lebih dari 1/3-nya aku bersanding dengan secangkir kopi hitam pahit yang selalu ditemani beberapa gulungan tembakau yang terkemas rapi. Sementara waktu sisanya kugunakan bercumbu dengan buku. Betapa cintanya aku dengan secangkir kopi, sampai lupa dengan singkatnya waktu yang semakin sempit untuk menjalani kehidupan yang berharga ini. Kupikir dengan aku mencintai kopi dan buku aku dapat menemui kebijaksanaan pemikiran seperti yang telah lama para cendikiawan ramalkan. Satu persatu ramalan cendikiawan kucoba wujudkan, dengan sedikit perubahan strategi dan...

Sebuah syair untuk "Bung"

Image
Hei bung, Masihkah kau berjuang bagi kaum melarat? Masihkah pekikan kata merdeka yang sering kau teriakkan lagi kau gunakan? Masihkan kepedulianmu pada rakyat melarat bangsa tanah air? Masihkah nuranimu tersentuh melihat petani yang hanya sebentar lagi semakin terjatuh dalam lumbung kemelaratan? Hei bung  Pikiranmu sudah terlalu penuh dengan retorika perjuangan, Terlalu penuh ideologi yang hanya berkutat didalam buku kiri Terlalu penuh dengan sebuah dongeng- dongeng leluhur tentang kesejahteraan Saat ini, musim kaki petani sudah terganti Sawah yang luas hanya jadi bahan guruan para penguasa Benih padi yang ditanam hanya menyisakan penderitaan Pupuk yang ditebar bagaikan menebar pasal pidana bagi petani Nasib pun hanya digantung diantara palu coklat dan meja hijau Dongeng sejahtera telah beralih menjadi dalih penguasa untuk mengeruk hasilnya Para pejuang, Berdirilah!!  biar tahu rakyat berjuang dengan siapa Berdirilah!! Biar tahu mereka tak sendiri Berteri...

kala itu

Image
Kala itu, Aku pernah bertemu dengan "cinta" Berjabat mesra dengan masa lalunya Bercanda tawa dengan deritanya Dan mulai merengkuh masa depannya Kala itu,  Dibawah rintik air hujan yang berjatuhan Diatas jalanan basah yang terguyur harapan Kita mulai dengan merajut kasih Yang berujung kisah dari kita dan cinta Kala itu, Tatapan mata kita berbisik lirih, "kita harus teralih dari dalih" "berdamai dengan kata yang fana" "dan apapun itu, yang ada hanya kita" Namun, semua hanya kala itu......

Kopiku sepiku

Image
Kopiku sepiku, Sepiku kopiku Kopiku sunyiku, Sunyiku kopiku Kuseduh aromamu Kutuangkan rasamu Pada diri yang meramu Pada hati yang tak padu Kopiku sepiku Rasamu bersamaku Sepiku tak menentu Menunggu rasamu padaku Kopiku sunyiku Datangmu kutunggu Rasamu yang membisu Hingga menunggu jadi sunyiku Sepiku sunyiku Sunyiku sepiku Sepiku menunggu Sunyiku rasaku

Kurasa Rijal tak terlalu paham cara minum kopi

Image
Hari ini cuaca sangat cerah, kulihat matahari tak sedikitpun tertutupi awan. Musim kemarau masih begitu terasa. Tepat jam 12.00 WIB, jeda istirahat mata kuliah, kuputuskan keluar kelas sebentar melepas kepenatan kepala dengan mencari minuman. Dalam beberapa hari ini memang cuaca alam sedikit panas sampai-sampai suasana kepala mahasiswa di kampus pun ikut memanas. Apa ada hubungannya? Kurasa tidak sama sekali hehehe. Memang hari-hari ini suasana kampus sedikit memanas. Dari mulut ke mulut, whatsap ke whatsap, akun Instagram, tulisan-tulisan yang tertempel didinding kelas, sampai warkop ke warkop mengabarkan adanya isu pembubaran Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Mahkamah Konstitusi Mahasiswa (MKM). Ya, isu itu tersebar luas keseluruh lini kampusku. Hal itu membuat mahasiswa lain berkutat mencari siapa dalang dari isu yang tersebar itu. Isu itu menjadi trending topik, dan tak jarang menjadikannya bahan diskusi oleh mahasiswa. Sasaran mereka sudah j...

Refleksi citra dan guna kontemporer

Image
Sebagai manusia, memang tidak bisa lepas dari yang namanya keinginan. Entah-berentah keinginan itu berasal dari dorongan individu maupun dorongan dari lingkungan sekitar. Keinginan dapat berupa apa saja, dari yang paling sederhana sampai hal yang dianggap penting. Mulai keinginan untuk makan sehari-hari penampilan diri, mengkonsumsi suatu barang, sampai keinginan yang irasional sekalipun. Dijaman ini, jaman yang serba mudah mengakses segala bentuk apa yang kita inginkan membuat batasan-batasan kesadaran kita terlepas. Dengan berbagai macam hal yang ditawarkan semakin bermacam-macam pula keinginan. Namun, keinginan akan selalu dibenturkan dengan kemampuan. Ketika seseorang merasa mampu untuk mewujudkan keinginan itu, maka seseorang akan melakukannya dengan caranya masing-masing.   Secara sadar atau tidak keinginan itu akan terus bermunculan pada pikiran kita, lalu secara otomatis akan mencoba memenuhinya. Dan setiap keinginan itu tentunya mempunyai maksud atau tujuan...

Pentingnya Ber-IKMARO bagi Mahasiswa Tuban

Selamat datang di Universitas Trunojoyo Madura. Sekali lagi saya ucapkan selamat datang kepada mahasiswa yang sedang melanjutkan pedidikan tinggi di UTM, yang merupakan salah satu Universitas negeri terbaik se-Madura. Seperti halnya Universitas lain, UTM memiliki mahasiswa yang berasal dari beragam daerah dari seluruh penjuru di Indonesia. Seorang mahasiswa mempunyai tuntutan untuk terus ikut andil dalam pembangunan dalam hal pendidikan, sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 alenia ke-4, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Jika dalam tataran Universitas terdapat Trifungsi Mahasiswa yang didalamnya menjelaskan fungsi-fungsi mahasiswa yang diharapkan. Sebagai implementasi Trifungsi Mahasiswa, mahasiswa wajib memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sebagai mahasiswa. Trifungsi tersebut diharapkan menjadi pedoman untuk bagaimana mahasiswa akan berpikir dan bertindak disegala kondisi dan diberbagai tempat, termasuk masyarakat. Berdasarkan fungsi yang harus dijalankan tersebut, dibentuklah ...

Bencana Hoax Lebih Besar dari Bencana Gempa

Image
Hari ini adalah hari kamis, aku pulang dari rutinitasku di warung kopi setiap malam. Malam ini kebetulan aku ngopi di daerah Bangkalan kota, Madura. Langit tampak cerah seperti biasanya. Tak ada yang perlu diwaspadai. Kutunggangi motor supra yang selalu mengantarkanku ke tempat manapun yang aku mau.  Sesampainya dikontrakan, kuparkir dengan rapi digarasi. Saat ini pukul 01.35 WIB, waktunya mengistirahatkan badanku. Kulemparkan punggungku diatas kasur, karena seharian penuh beraktifitas tanpa henti. Tepat pukul 01.45, baru saja 10 menit diatas kasur. Kurasakan kasur bergoyang-goyang. Kurang lebih selama 15 detik. Awalnya kukira temanku yang iseng menggoyangkan kasur, ternyata bukan. Dan itu adalah gempa bumi. Dengan segera aku lari keluar rumah. Panik, takut, dan semua rasa negatif thinking bercampur aduk dalam pikiranku. Setelah keadaan mereda dari kepanikan. Kuambil ponselku, serentak isi cerita Whatsap dipenuhi dengan kabar adanya gempa. Ada yang berpuisi tentang gempa, mem...